Entri Populer

Minggu, 03 Maret 2013

Berbagi pengalaman, tentang segala penambah rejeki yang muluk-muluk banyak telah aku ikuti, tetapi sangat tidak rasional, kini telah aku dapatkan secara nyata dengan web " http://softwarepsr.com/sekaliklik " ternyata yang saya dapatkan bukan hanya  nilai uang yang berupa iming-iming, tetapi berupa bonus gratisnya yang lebih bermanfaat sebagai sarana ketrampilan. silahkan coba buka   http://softwarepsr.com/sekaliklik .

Rabu, 06 Juni 2012

UNTUNG SELALU BERPIKIR DAMPAK

PENDAHULUAN

Assalamu a’laikum wwb.
Puji syukur kepda Tuhan Yang Maha Esa  saya telah  menyelesaikan karya tulis ini dengan segala upaya untuk memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan melalui informasi tulisan yang saya sajikan ini.

Dengan judul "Untung Selalu Berpikir Dampak” masalah dampak baik dalam bentuk fisik maupun non fisik, baik formal maupun non formal yang sering diucapkan dan yang pernah di  lakukan sebagai suatu kegiatan setelah terjadinya suatu peristiwa.

Sikap berpikir Dampak sangat penting, tetapi jarang tampil dan muncul di permukanan pada  setiap penyandang tanggungjwab amanah dalam bentuk apapun, yang sering dilakukan adalah hanya sekedar melaksanakan apa yang telah direncanakan dan yang telah digariskan oleh keputusan.

Memang meskipun demikian berpikir dampak seyogyanya melekat pada setiap pribadi yang merasa diberi beban tanggung jawab oleh siapapun, juga masalah  pengertian dampak seyogyanya harus  melekat dihati masing-masing pengemban amanah.

Masalah dampak tidak memilih tempat dan status tingkatan strata sosial, semua pasti mengalami membuat dan menerima dampak baik disengaja maupun tidak disengaja

Sepertinya kok masalah dampak menjadikan beban pemikiran dalam setiap ruang gerak didalam kehidupan, apakah bisa memberikan gambaran betapa pentingnya  tentang dampak ini!.

Ya, saya  sebagai penulis juga para sahabat semua pembaca buku ini dan siapapun yang merasa sedang dalam proses perjalanan kehidupan ini, penulis bisa mengatakan bahwa; Siapapun orangnya didalam kehidupan ini, kalau tidak membuat dampak pasti terkena dampak.

Dalam tulisan  ini saya ambil dari sebuah pengamatan dan perjalanan hidup  saya selama kurang lebih empat puluh lima tahun dari berbagai study formal maupun non formal dan bahkan seringnya berhadapan dengan permasalahan sosial yang sangat kompleks dan beraneka ragam status atau strata sosial, maka saya merasa perlunya penyampaian dalam bentuk sajian  tulisan ini untuk berbagi pengalaman yang sangat berharga.

Dampak selalu ada dimana-mana dan kapan saja, dampak selalu ada di dalam Agama, dampak ada di linkungan kejahatan, dampak ada dilingkungan kebaikan, kejujuran dan kebenaran, dampak ada di lingkungan Ilmiah dan sebaginya.

Karena dampak bisa muncul setelah terjadinya suatu sebab dan penyebab, baik yang tidak bisa dilhat maupun yang nyata, baik yang diharapkan maupun yang ingin dihindarinya.

Penulis menyajikan buku ”manfaat berpikir dampak” ini merupakan hasil  perjalan hidup yang cukup panjang diberbagai catatan baik positip maupun negatip telah penulis rangkum dalam suatu kesimpulan yang sangat penting untuk di munculkan dalam bentuk tulisan, dengan  cara yang sederhana dan mudah dipahami dan dengan bahasa pengalaman biasa yang dilakukan disemua lapisan.

Penulis tidaklah mengambil acuan berbagai kepustakaan yang sepsifik terlalu ilmiah, karena yang penulis sampaikan disini merupakan gambaran yang sama-sama kita rasakan dan sama-sama  kita ketahui , hanya saja mungkin diantara kita tidak pernah terpikrkan secara khusus untuk membahas tentang dampak ini.

Mungkin para pembaca sudah tahu dan bahkan lebih tahu tentang makna dan begitu pentingnya pengertian dampak perlu di kaji secara terus menerus sesuai dengan perkembangan jaman.

Karena dampak juga banyak hal yang dapat  diungkap disini dengan cara yang rileks dan  bersahaja, namun sasaranya sangat luar biasa terhadap pengaruh kejiwaan orang tua dan pendidikan anak.

Dengan segala keterbatasan dan kekurangan penulis dalam menyampaikan  tulisan ini  baik tata bahasa, dialek, maupun kelayakan dan kepantasan disana sini pasti ada, namun tujuan pokoknya adalah ingin menyampaikan sesuatu untuk memberikan sumbangan pemikiran kepada para pembaca, yang mengarah pada  dan pengembangan Sumber Daya Manusia yang beriman melalui kajian dampak ini.

Tak lepas dari saran dan kritik yang memberikan koreksi  demi kesempurnaan tulisan ini dimasa yang akan datang dari berbagai pihak sangat penulis harapkan, saya akan sangat menghoramati dan menghargai bahkan atas semua yang disampaikan semoga akan menjadikan amal jariah untuk bisa bermanfaat bagi sesama umat.
Terima kasih , wasalamu a’alikum warohmatullohi wabarokatuh



                                  Salam Hormat



                                    SUYANTO





I.TUJUAN UMUM

1. MANFAAT BERPIKIR DAMPAK

Berpikir mengenai dampak sangat menarik untuk dibahas dalam rangka  mengetahui  sebelum terjadinya dampak atau perbuatan terlebih dahulu, selama ini yang memperhitungkan dampak masih sebatas analisis formal didalam perencanaan baik itu Proyek Vital maupun intitusi dan lembaga  resmi yang membahas atau menganalisis tentang dampak.lingkungan (AMDAL)

Penulis menyajikan bahasan tentang dampak dengan cara kwantitatif ini bahwa menganggap perlunya penyederhanaan dan mengkhususkan dalam menyikapi  arti dampak didalam kehidupan sehari-hari, dan dilengkapi gambar-gambar sebagai contoh rangsangan emosional.
Tanpa kecuali bahwa dampak merupakan bagian dari pada kehidupan kita, sampai sekarang yang dimaksud dampak masih dalam bahasan ilmiah dalam pendidikan atau dalam lingkup perencanaan proyek vital, padahal dampak berada dimana-mana dan tidak menunggu waktu kapan terjadinya dampak..
Memandang dampak sangat penting bahwa dampak tidak bisa dianggap remeh oleh setiap insan yang hidup dan yang berpikir, karena semua insan hidup pasti mengalami dari apa yang disebut dampak, baik  yang membuat dampak maupun yang terkena dampak, apapun bentuknya.

Kebanyakan tidaklah  semua  menyadari  berpikir tentang dampak ini secara kritis maupun  secara  spontanitas, bahwa setiap waktu tanpa diketahui bahwa  kehidupan ini terlibat  masalah  timbulnya  dampak ,
  
Oleh karenanya sebagai pemegang kendali dampak hanyalah manusia, maka seharusnya manusia berperan selalu melekatkan masalah dampak ini dalam pikiran pada diri  setiap orang,   karena secara  pasti setiap umat yang  hidup kalau tidak menciptakan dampak  pasti menerima dampak,

Yang bisa kita lihat dan kita dengar setiap terjadi bencana, disitu terdapat asal usul peristiwa sebelumnya yang dilakukan oleh manusia,
Meskipun ada bencana yang tidak mudah diketahui sebab dan penyebabnya seperti gunung meletus, gempa bumi, tsunami, dan sejenisnya, tetapi semua itu pasti ada sebab, hanya saja yang membedakanya  adalah bentuk analisisnya,

 Bisa menggunakan metoda analisis ilmiah maupun analisis spiritual, semua  kembali pada peristiwa,  jika ditinjau dari sudut spiritual, segala rahasia  adalah merupakan kekuasaan Tuhan YME, mungkin Tuhan telah Murka atas perbuatan umatnya, sehingga dilimpahkannya suatu peristiwa, bahwa manusia tidak mengetahui kapan akan terjadi bencana, tetapi  sebab dan penyebabnya..oleh manusia tidak menyadari atas perbuatanya.

Banyak oleh sebagian besar manusia menerima dampak yang bersumber dari tempat  lain, sedangkan pembuat sebab atau penyebabnya juga  dilakukan oleh orang yang berbeda  dari tempat yang lain pula,

contoh: Kota A kebanjiran gara-gara hutan konservasi daerah hulu  aliran sungai, atau  diatas perbukitan dirusak oleh orang-orang  yang tidak bertanggung jawab. dari jarak yang cukup jauh bahkan antara daerah atau antara  kabupaten , akhirnya pada saat musim penghujan semua air larut membanjiri lokasi dimana air harus mengalir dengan derasnya kearah yang lebih rendah sebagai sasarannya yaitu kota A , sehingga kota A yang menjadi korban banjir, peristiwa itu  terjadi secara rutin maupun musiman,  hal seperti itu merupakan salah satu yang berkaitan dengan dampak.banjir.

Lantas apakah bisa menjelaskan tujuan  dan maksud dari permasalahan  tentang dampak ini,  dan apa hasil yang ingin diharapkan ?.

.”ya penulis bermaksud memberikan gambaran kwantitatip secara fakta yang bisa kita dengar dan  kita lihat  dan  kita rasakan setiap saat dalam kehidupan ini yang  diterima dengan akal sehat, namun pembuktian secara ilmiah kwalitatif  tentu diperlukan dalam bahasan pada buku selanjutnya yang merupakan “ANDAL”(Analisis Dampak Lingkungan,)

Harapan penulis tentu apabila para pembaca setelah membaca buku ini akan mau memberikan perubahan dalam berpikir yang bertujuan tidak lain adalah  untuk keselamatan dan kesejahteraan, ketentraman juga  kebahagiaan, keluarga dan lingkungannya secara berkesinambungan yang seimbang.
 
Maka seyogyanya kita selalu memperhatikan dampak pada diri masing-masing, yang berkelanjutan akan dapat memberikan pengaruh  atau  pemahaman terhadap dampak kepada diri sendiri maupun kepada  pihak lain. Sehingga akan dapat menjelaskan  implementasi tentang  makna  dampak.pada kehidupan sehari-hari.

Dalam buku ini penulis memberikan asumsi atau acuan berbagai dampak secara nyata dan mudah dimengerti dan dipahami dengan bahasa yang lugas dan sederhana daripada semua sebab dan akibat  yang  dapat menimbulkan  dampak.

Semua di mulai dari niat sampai dengan perbuatan,  apapun  bentuknya., baik dari sumber pengalaman, sumber  informsi  maupun  sumber lain yang mendukungnya.mengarah pada pemahaman tentang dampak. yang positip maupun yang negatip,

pada  akhirnya akan mampu mengendalikan berbagai kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi.
Sehingga siapapun orangnnya bisa mendapatkan  hasil kesuksesan yang gemilang karena dampak negatip telah dapat dielakkan dan disingkirkan dari proses perjalanan hidup  melalui penghayatan dan pemahaman dampak.

Dan yang lebih penting selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengendali hawa napsu yang berlebihan.

Memahami  dampak akan membawa pola pikir kearah yang lebih dewasa dan bijaksana, artinya akan memberi tahu dan akan ingin selalu mencari tahu dari semua sebab yang  akan menjadi akibat. sampai dengan pengaruh maupun  dampak dari  berbagai  sudut pandangnya.

1. Memahami terjadinya dampak, terlebih dahulu  perlu mengetahui peristiwa   sebelumnya yaitu:

Dampak biasanya berproses secara berurutan sebagai berikut:

  1. Sebab/penyebab
  2. Akibat/hasil
  3. Terakir adalah manfaat, pengaruh, resiko, atau yang disebut dampak (out come/impact)

Dari ketiga  hal tersebut dapat di artikan   sebagai berikut :

-         Sebab /penyebab: ini bisa di awali dari niat dan langsung  dimulai dengan perbuatan
-         Sedangkan akibat merupakan hasil dari niat dan perbuatan  yang telah  dilakukan
-         Kemudian dampak adalah makna dan manfaat atau resiko  yang merupakan pengaruh sebagai kelanjutanya, apakah dampak negatif atau dampak positif dari  yang telah diperbuatnya .

Untuk lebih jelas dan mengarah secara teratur apabila  kita semua selalu berpikir dan di pertimbangkan didalam hati, kemudian menjadikan cerminan sebagai refleksi didalam kehidupan sehari-hari, maka akan menjadikan suatu pengendali hawa nafsu yang liar dan akan membuat jiwa semangat terhadap sikap yang positip.

BEBERAPA CONTOH POLA BERPIKIR DAMPAK

·        Berpikir Dampak akan lebih tersusun dalam menentukan sikap untuk membuat keputusan,

Hal ini setiap orang akan  terlatih dalam membuat sesuatu keputusan dan akan selalu menjadi pertimbangan, juga menjadikan  kebiasaan dalam mengambil tindakan  berdasarkan  runtut mengarah pada  hasil dan akibat yang akan menjadikan  pengaruh atau dampak dari perbuatanya yang diharapkanya

·        Berpikir Dampak akan lebih hati-hati dalam menentukan sikap mulai dari niat sampai dengan perbuatan
Oleh karenanya akan lebih teliti dan  tidak sembrono dan juga tidak  terburu-buru dalam tindakanya, pada akhirnya akan membentuk pribadi yang percaya diri, dan bertindak adil, tidak  selalu merasa was-was atau takut salah, karena telah terbiasa dengan ketelitian  dan disiplin pribadi.
Dia selalu merasakan didalam hatinya bertindak tegas, lugas, arif dan bijaksana, karena rasa percaya diri dan tingkat keyakinan semakin tinggi .
Kehati-hatian bukan berarti menghambat segala tindakan, ada ilustrasi sebuah kalimat dengan ”Terlalu hati-hati menimbulkan rasa takut dan tidak akan pernah berbuat sesuatu”
Kalimat seperti itu sering kita dengar, tetapi  hati-hati yang berhubungan dengan Dampak justru sebaliknya , dimaksudkan disini bahwa kedisiplinan hati-hati semua apa yang dilakukan tidak akan mengakibatkan  kesalahan yang berarti, sehingga yang dicapai adalah efisiensi, dan ketepatan waktu, dan tidak akan mengalami pengulangan yang merupakan  pemborosan 


·        Berpikir Dampak akan menjamin keamanan dan keselamatan
 Jelas secara pasti bahwa setiap mau melangkah berbuat, terlebih dahulu harus selalu mempersiapkan persyaratan atau kelengkapan kesehatan dan keselamatan (savety) sesuai standartnya yang diperlukan,  maka yang terjadi dalam proses perjalanan apapun akan mengarah pada jaminan keamanan dan keselamatan., dalam hal ini menjadikan pesyaratan utama terhadap semua tindakan dimanapun dan kapanpun.

·        Berpikir Dampak akan mengarah pada etos kerja yang penuh semangat dan energik
 Sudah barang tentu apabila semua persyaratan kerja telah terpenuhi, lingkungan mendukung, kemungkinan  resiko negatip sangat kecil, maka yang akan terjadi adalah rasa aman dan selamat,  secara otomatis juga akan berpengaruh pada kejiwaan setiap orang dalam menentukan dan menjalankan langkahnya untuk berbuat lebih  tenang, nyaman dan tentram, sehingga akan   menimbulkan daya semangat dan gairah kerja


·        Berpikir Dampak akan berpengaruh terhadap produktivitas yang lebih konsisten
 Tentu saja  bahwa  produktivitas itu dipengaruhi oleh tingkat keyakinan, yang berbekal  terhadap pemahaman dan perhitungan yang matang setiap mau melakukan tindakan, sehingga tidak akan ragu dalam melangkah dalam bertindak maka tidak ada alasan  terjadinya  kebingungan setiap melakukan perbuatan, semua  yang dapat  dihasilkan lebih ajeg atau konsisten

·        Berpikir Dampak akan mengarah pada kwalitas yang terus meningkat dan terintergrasi
 Betul, apabila setiap produktivitas yang telah tercapai dengan  ajeg dan kontsisten, maka  akan terjadi pengakuan secara positip dari berbagai pihak, maka secara otomatis pula akan terjadi  sesutau dorongan atau support untuk meningkatkan kwalitas,   karena pihak lain akan selalu ingin membutuhkan keberadaannya dari  hasil yang diperbuatnya, dari hasil yang dicapai  selalu ajeg dan konsisten, pada akhirnya apapun  yang diperlukan oleh masyarakat selalu siap dan ada,   dengan mutu  yang  tidak   diragukan


·        Berpikir Dampak akan berpengaruh terhadap integritas kinerja.

Kemudian, dari semua itu ada pertanyaan; apalagi yang bakal dapat dirasakan ?
Tentu semua itu akan berpengaruh terhadap rasa tanggung jawab, rasa kebersamaan, rasa saling percaya, rasa saling membutuhkan, rasa saling memberi, rasa saling menghargai, dan  rasa keadilan, semua  akan menumbuh kembangkan terhadap kepatuhan dan keloyalan didalam kelompok kecil atau kelompok besar, bahkan didalam pribadipun akan terbentuk suatu sikap yang bertanggung jawab dimana dia berada bisa menempatkan diri dan kapan  dia berada bisa membawa diri.

2. Fokus pemikiran Dampak  menurut jangka waktunya

  1. Dampak jangka pendek
Dampak jangka pendek ini bisa langsung di rasakan oleh penerima, Contoh:
  dampak yang diterima oleh hidung, seperti limbah pembuangan sampah dan bau tidak sedap dari berbagai  bentuk kotoran, yang dibuag sembarangan dilingkungan masyarakat tempat tinggal,

 asap kendaraan dan , suara bising seperti knalpot motor yang dimodifikasi dengan suara nyaring dan kuat, yang bisa diterima oleh telinga, pada saat situasi dan kondisi berada di  lingkungan masyarakat atau di perumahan tempat tinggal,merupakan keresahan suara bising.

Juga suara ledakan seperti mercon yang menimbulkan suara ledakan yang kuat sehingga menggagu masyarakat sekitarnya ,bahkan bukan sekedar terganggunya suara saja tetapi lebih bahaya akan menimbulkan kebakaran yang sangat merugikan baik diri sendiri maupun orang lain, juga lebih dari itu bisa saja menimbulkan  penyakit jantung bagi orang yang sudah terkena gejala penyakit jantung.

    pandangan yang tidak sedap,  tingkah laku manusia yang tidak punya etika sosial, anak jalanan dan gelandangan, maupun benda yang tidak dipelihara dengan baik sehingga dapat mengganggu pemandangan dan keindahan ,  dalam hal ini merupakan  dampak yang dapat dilihat,

     juga keributan masal atau perorangan, dan  pertengkaran,  masih banyak contoh lain. meskipun demikian dampak jangka pendek ini tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan dampak jangka menengah maupun dampak jangka panjang,

  1. Jangka menengah
 Dampak jangka menengah ini yang tidak dirasakan secara langsung oleh yang terkena dampak, tetapi seperti  pembuangan limbah dari pabrik kesaluran sungai ataupun saluran perairan lainnya, yang tidak terdeteksi pengwasannya secara aktip maka akan berakibat dampak negatip pada kehidupan jangka menengah  dan seterusnya.

  juga adu domba, fitnah yang dilakukan oleh setiap orang bagi yang hobi membuat  kerusuhan dan provokator, semua itu berakibat buruk terhadap peri kehidupan, sehingga  akan menimbulkan rasa dendam dan ancaman juga keresahan.

  korupsi, penipuan, Mengurangi timbangan dan ukuran pada saat berdagang, monopoli, persaingan tidak sehat, saling menjatuhkan,  dan lain sebagainya, hal seperti itu membuat ketidak percayaan terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, padahal pelakunya hanya segelintir yang mampu untuk berbuat seperti itu oleh karena ada niat dan ada kesempatan untuk berbuat serakah, hal ini merupakan dampak jangka menengah namun dampak jangka menengah    bisa saja menjadi dampak jangka panjang  yang berkelanjutan., selama sikap dan mental orangnya tidak mau merobah sesuai dengan ajaran agama dan mematuhi segala aspek  hukum-hukumnya

C.     Jangka panjang
   Perbuatan sebab atau penyebab seperti  menanam  merupakan dampak yang sangat indah, apapun bentuk tanaman, selama yang ditanam adalah benih yang baik dan tahu akan  manfaatnya dengan pemeliharaan yang baik, insya ALLAH hasilnyapun pasti baik, karena menanam adalah amanah untuk generasi berikutnya
.
   Dampak seperti inilah yang  menunjukkan  suatau  peristiwa berbahaya akibat limbah berat apapun yang tidak terkontrol pembuangannya atau penetralisirnya,  yang   sangat merugikan terhadap kesehatan yang berkelanjutan,
Bisa saja terjadi dengan penggunaan bahan pengawet setiap memproduksi makanan, tanpa memperhatikan akan tergannggunya kesehatan jangka panjang.

 Perilaku seperti korupsi,  perampokan dan merampas hak orang lain, dan dengan permainan intelektual demi keuntungn pribadi secara paksa, semua ini berakibat buruknya perilaku dan akan menjadi suatu pesimistis terhadap perjalan kehidupan bagi semua pihak, mereka kehilangan kepercayaan, membuat rasa  takut dan  tidak aman  dalam situasi dan kondisi yang dirasakan setiap saat

Yang disebabkan pengrusakan kawasan hutan konservasi  pada lahan aliran sungai dan dataran tinggi yang merupakan hutan lindung sebagai tata air, ini sangat sulit di tanggulangi dan disinilah banyaknya uknum dan masyarakat yang terlibat dalam melakukan pelanggaran atau kejahatan terhadap pengrusakan hutan.
 Karena memang kayu merupakan barang yang menggiurkan oleh semua pihak bagi yang ingin mengeruk keuntungan sesaat, harganya cukup mahal, banyak yang membutuhkan, menjualnya mudah,  petugas keamanan sangat terbatas, kondisi keberadaan alamnya sangat terbuka, sehingga factor yang memdukung kerusakan hutan jauh lebih tinggi dari pada factor petugas keamanan hutan yang dibutuhkan., untuk itu perlunya pelestarian secara masal.dan berkelanjutan, dan perlunya  perhatian secara khusus oleh semua pihak.

 kemiskinan,dan  kebodohan, merupakan sumber masalah sosial yang perlu perhatian khusus oleh berbagai pihak, memang justru dari sebab kemiskinan dan kebodohan inilah yang menjadi beban Negara dan masyarakat pada umumnya, karena kemiskinan dan kebodohan akar dari pada masalah dan  sulitnya untuk meningkatkan semua yang di harapkan seperti keinginan kesejahteraan dan keadilan sosial.

 ketidak pedulian sosial merupakan kenistaan bagi orang-orang kaya yang tak mau berbuat menyantuni anak-anak terlantar.dan para penguasa yang tidak amanah terhadap tanggung jawabnya sebagai pemegang kekuasaan dimana dia memiliki otorita yang strategis tetapi kurang memperhatikan nasib rakyatnya.

   Perilaku sosial yang tidak pantas, dianggap sudah merupakan budaya  atau mengikuti modernisasi, hal ini juga merupakan benih rusaknya peradapan sosial budaya, hilangnya rasa malu, menjauhkan sifat-sifat keagamaan, sehingga akan menimbulkan sendi-sendi kemungkaran dan asusila.

   geng – geng jalanan, dan premanisme, merupakan hilangnya jati diri sebagai manusia yang beriman dan berpikir, jiwa besar dan keberanian yang dimilikinya merupakan kepalsuan dan kebohongan hanya untuk mengintimidasi bagi kaum yang lemah dan yang ketakutan, tetapi sifat seperti ini sering digunakan sebagai tameng dan dekeng  bagi orang-orang yang tidak transparan dalam menjalani kehidupan, digunakan sebagai penutup rahasia dan mungkin menutupi kejahatan yang perlu dilindungi. atau sejenisnya dan  banyak lagi contoh kongkritnya.

Bertindak adil sangat dibutuhkan dalam kehidupan, tetapi banyak manusia yang telah menyandang status penegak hukum yang tidak menjalankan amanahnya. Semua yang disampaikan merupakan kepentingan pribadi dan kelompok kekuatan yang berkemampuan ekonomi  dan kekuasaan.

Padahal keadilan dalam  kebenaran.  semua itu    merupakan harapan bagi semua pihak  sebagai penghantar sumber ketentraman  dan keadilan yang benar-benar adil  untuk semua lapisan masyarakat sebagai perwujudan kejelasan dan kepastian hukum yang berlaku  dalam kehidupan.

Jadi dampak jangka panjang ini kajiannya  sangat luas permasalahan yang menjadikan awal dari sebab dan penyebabnya..










3.    Dampak menurut sifatnya
  1. Dampak positif
Dampak posistip diantaranya seperti yang telah saya sebutkan diatas pada bagian berpikir dampak, semua itu akan memberikan dan pengaruh terhadap dampak positif, apabila diawali niat dan perbuatan yang positif,  sebagai berikut:

   Dengan  kebiasaan membaca dia pasti akan membuka cakrawala dan selalu pandai menerima informasi baru, yang dapat  menimbulkan daya kreativitas  yang mendukung  untuk berinovasi  dan membentuk imaginasi  positif, karena membaca awal dari pembuka cahaya mata hati untuk menyingkap tabir kerahasiaan yang belum diketahui oleh nalar dan akal pikiran.
Seperti Nabi Besar Muhammad SAW dalam menerima wahyu, itupun diperintahkn oleh ALLAH SWT agar membaca ( Iqra’!!! )  

 Pendidikan baik formal maupun non formal merupakan sarana penting dalam pengembangan Sumber daya Manusia (SDM) dengan harapan dapat melahirkan manusia -manusia unggul sebagai calon dan kader agen perubahan pembangunan manusia seutuhnya.

Pendidikan agama, dan nasehat-nasehat, Fatwa-fatwa ulama, mengarah pada pembentukan dan peningkatan ketauhidan, sikap, mental, spiritual, yang cerdas.sangat berarti dan bermakna dalam kehidupan.bagi orang-orang yang mau berpikir.
Mau berusaha terus mengaji dan mengkaji keuniversalannya semua kandungan didalam Kitab Al Qur’an merupakan perwujudan pertanggung jawaban sebagai khalifah yang tahu akan tujuan akhir  yang sebenarnya bahwa hidup merupakan jembatan penyeberangan menuju akherat.

   kegiatan ketrampilan adalah merupakan kesiapan dalam  membangun  alur pikir  yang berinovasi dan berkreasi  diberbagai bidang yang mengarah pada kepercayaan diri untuk berbuat sesuatau yang produktip
Karena ketrampilan merupakan  salah satu unsur komponen diri yang vital setiap pribadi seseorang sebagai motor penggerak kearah yang maju dan berkembang,
Dalam kehidupan dengan ketrampilan seseorang bukan hanya sekedar untuk bertahan hidup saja, tetapi akan memberikan kemampuan untuk merubah pemenuhan kebutuhan hidupnya maupun gaya hidup sesuai ketrampilan yang dimilikinya.
Kehidupan tanpa ketrampilan dapat diumpamakan bahwa bentuk fisiknya  adalah hidup, tetapi kenyataan merasakan   seperti mengalami kebutaan dan kelumpuhan, tidak mempunyai daya untuk berbuat sesuatu yang  bermanfaat bagi  untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, maupun bermanfaat bagi orang lain.

Jiwa semangat dan sportivitas membawa kepribadian yang tangguh tidak mudah menyerah dalam setiap menghadapi rintangan dan tantangan hidup, jujur, tegas, mau mengakui kesalahan dan kekurangan pribadinya, kemudian sanggup untuk merubah dan  memperbaikinya.,
Jiwa semangat dapat membentuk dan  mempengaruhi kepribadian seseorang menjadi jiwa besar yang tidak mudah menyalahkan orang lain,dan tidak hanya bisa melihat kesalahan orang lain, dia selalu menciptakan solusi setiap menyelesaikan persoalan yang dihadapinya, apapun rintangan dan tantangan
Apabila memiliki jiwa semangat  semua merasa mudah dalam menyelesaikan masalah  dengan tidak bermasalah dan tidak akan menambah masalah baru

Sanggup memberikan nasehat dan berbagi ilmu dan pengetahuan atau wawasan yang berguna, menjadikan  suri tauladan terhadap teman sebayanya  atau  kepada regenerasinya secara tulus dan ikhlas,
Meskipun  dalam hal ini tidak menyampingkan  ilmu dan pengetahuan sebagai profesi, tetapi adakalanya perlu bersosialisasi pengorbanan ilmu dan pengetahuan sebagai perbuatan amal yang sangat mulia.

Menolak dan menghidari  terhadap  kemungkaran  di berbagai bentuk pelanggaran dan pengrusakan sebagai perwujudan  manusia yang beriman, berakal, berpikir, pandai memilah, memilih dan menentukan sikap yang sempurna dan baik.
Sebab bilamana setiap orang sudah tertanam sikap anti dan menolak kemungkaran, kekerasan, kesombongan, dan pengrusakan, dia akan berpengaruh terhadap lingkunganya dimana Ia berada menjadikan rasa keteduhan dan kenyamanan bagi orang lain.

 Gemar bergaul dan diskusi bagi orang tua terhadap generasi penerusnya secara demokratis yang benar dan terarah, tetapi bukan merupakan pengekangan dan pemasungan terhadap pendapat yang berbeda, namun sanggup memberikan solusi jalan pemecahanya dengan argumen yang jelas dan benar untuk mengarahkan dan menyatukan visi dan misi.bersama
Demokrasi adalah perwujudan keterbukan pendapat, tetapi demokrasi yang serba bebas atau demokrasi bebas yang sebebas-bebasnya terkadang dapat menimbulkan lepas control seperti kegiatan demo masal sehingga menggagu ketertiban umum dan pengrusakan terhadap fasilitas umum dan pengrusakan hak milik orang lain, oleh karena itu bahwa manusia tidak sama dengan makluk lainnya, manusia terikat oleh etika, kepatutan, kepantasan, dan norma-norma susila kemanusian,
Demokrasi yang bebas bukan jaminan menghantarkan kehidupan manusia yang lebih bermartabat justru terkadang malah menimbulkan malapetaka, kehilangan simbul dan identitas sebagai manusia, sehingga bisa berbuat semaunya  diluar batas.

 Tidak boros dan ramah lingkungan, tidak gengsi setiap melakukan tindakan apapun selama memang sudah menjadi tanggungjawab dan kwajibanya selama hal itu mengarah kepada kebaikan.
Sikap seperti ini menunjukan bahwa effisiensi merupakan kesahajaan  bagi orang yang beriman, bukan berarti kita menghindar dari kenyataan bahwa percepatan dan tehnologi adalah penting diperlukan tetapi ada tempat dan ruang yang semua tidak harus menggunakan tehnologi canggih  yang bersifat boros dan menimbulkan dampak lingkungan yang tidak sehat.

 Emansipasi perempuan sangat penting dalam kehidupan dimanapun dan kapanpun, meskipun tidak terlalu kaku harus setara dengan kaum lelaki dalam berbagai hal, semua sanggup menempatkan fungsi sebagai kodrat alami yang diciptakan oleh Tuhan YME,

Dengan demikian  perempuan adalah  yang patut di muliakan sebagai kaum yang mencetak regenerasinya, secara kodrati  mereka langsung membimbing dan membinanya,

Dengan demikian banyak wanita terdapat keunggulan di berbagai bidang keilmuan dan status sosialnya dipanggung kehidupan diluar garis keluarga, bahkan  yang demikian itu juga merupakan kemampuan mereka dalam menyesuaikan diri sebagai kodratnya yang alami.

Tetapi tidak sedikit wanita menjadikan sumber obyek kehinaan terhadap kaumnya sendiri, hal ini bisa saja terjadi karena banyak factor yang menyebabkan terjadinya  kehinaan, baik dari dalam dirinya  sendiri maupun dari luar dirinya bahwa wanita sering dijadikan obyek negatip

 Mau melaksanakan ibadah  yang semestinya bahwa kehidupan adalah semua untuk ibadah, maka setelah mampu selayaknya dalam  menjalankan kwajiban ibadahnya sesuai yang disyariatkan  segera ambil keputusan untuk melaksanakannya.

Yang demikian merupakan potensi diri sebagai umat yang selalu menempatkan dirinya sebagai bentuk kepatuhan terhadap Sang Penciptanya.

Dengan kepatuhan dan sikap pribadi seperti itu akan bisa membawa dirinya kearah yang lebih berguna bagi dirinya dan dapat mempengaruhi nilai  positip bagi orang lain.



  1. Dampak Negatif
Dampak negative adalah kebalikan  lawan dari cara berpikir dampak positif yaitu

Mereka yang mengabaikan dan melalaikan tanggung jawab, mementingkan diri sendiri, acuh terhadap permasalahan sosial di sekelilingnya, maunya enak sendiri, menang sendiri, egoisme, rentenir, hal itu akan membuat terjadinya dampak dan  pengaruh yang negative,sehingga dapat menimbulkan ketidak serasian dan ketidak nyamanan dalam kehidupan bermasyarakat,
 Perilaku sosial melanggar norma dan etika didalam peradapanya yang memberikan peluang untuk berbuat  angkara murka, srakah, pemborosan, ketidak jujuran, selingkuh dan banyak hal yang mengakibatkan dampak negative  dari semua perbuatan yang di perintah oleh hawa nafsu yang tak terkendali.sehingga dampak yang dapat mempengaruhi merupakan keresahan dan cenderung menimbulkan keributan, baik dalam keluarga maupun dilingkungan masyarakat sekitarnya.

 Perbuatann  pemerkosaan akibat dari  mabuk-mabukan, narkoba, asusila, pemerkosaan  yang  mengarah pada niat dan perbuatn kajahatan  dan kekerasan yang merugikan  diri sendiri maupun merugikan  semua pihak  baik dalam lingkup keluarga,  lingkungan masyarakat, bahkan menjadikan beban Negara tentang kamtibmas, juga merusak regenerasi penerus apakah secara tersembunyi, secara paksa , ataupun  secara terang-terangan.


4. Dampak menurut  peristiwanya

1.      Dampak Sosial    
      Dampak sosial  banyak berbagai hal yang mempengaruhinya, sering terjadi  disana-sini  bisa disebabkan oleh manusia itu sendiri, baik yang positive maupun yang negative, sedangkan  sipenerima dampak juga justru oleh manusia itu sendiri, dan makluk kehidupan yang lain,  dan bahkan akan melebar kepada  benda lainnya.

Contoh : yang disebabkan dengan dampak positive : semua perbuatn per orangan atau kelompok manusia yang  mengahasilkan suatu yang bermanfaat bagi dirinya atau kelompoknya,  bahkan akan memberikan manfaat pada semua makluk kehidupan.lainnya.

Tetapi apabila  disebabkan perbutan negative oleh manusia, baik perorangan maupun kelompok yang mengarah pada perbuatan yang merugikan dan merusak milik orang lain, maka yang terjadi suatu peristiwa yang tidak diinginkan oleh semua orang yang berpikir posiip.

   Misal. merampok: mencuri, korupsi, kekerasan, pemabuk, kesrakahan , kesewenang-wenangan, kesombongan, ketidak adilan dan  kejahatan yang dilakukannya bisa merugikan dan merusak tatanan peri kehidupan sehingga tidak berfungsinya  harkat dan martabat sebagai manusia.


2.      Dampak Lingkungan
 Dampak lingkungan ini berpengaruh langsung dimana masyarakat tinggal  yang disebabkan oleh pencemaran berbagai limbah, maupun perbuatan lain yang berakibat buruk terhadap lingkungan , namun banyak juga yang peduli terhadap tindakan yang menjadikan lingkungan ini semakin nyaman dan indah apabila  didalam lingkungan  terbina dan terpelihara dengan baik, biasanya lingkungan sepeti ini masyarakatnya penuh kesadaran tentang peduli lingkungan yang didukung dengan berbagai pengetahuan dan keagamaan yang kuat.

3.      Dampak religius atau keagamaan
 Dampak religius  secara umum bahwa agama membawa kebaikan bagi umat, dan  agama Islam selalu mengajarkan kebaikan diberbagai lini kehidupan yang indah.
Namun demikian tergantung dari mereka berada di dalam agama apa cara mereka meyakininya, karena didunia ini ada berbagai agama yang semuanya mereka mengakui kebenaran masing-msing agama yang mereka anut, maka toleransi terhadap keberadaan agama lainnya perlu di perhatikan.
Agama ISLAM adalah agama Penyempurna bukan agama sebagai tandingan dan saingan, agama untuk di pelajari, diamalkan sesuai petunjuk yang ada didalamnya, ALLAH Berfitrman; “Lakum dinnukum waliyaddin”.

Meskipun demikian didalam agama Islam adalah sebagai agama penyempurna, maka bagi yang menyikapi dengan saling toleransi dan berdasar firman Tuhan ALLAH SWT bahwa untuk memeluk agama  ISLAM tidak ada paksaan,
Tetapi meskipun  sebagian ada juga yang tidak faham dan kurangnya wawasan tentang keberadaan agamanya, sehingga cara menyikapi selalu dijadikan persaingan dan tandingan yang tidak sehat , tidak menggunakan akal dan nalar yang terbuka dan universal dan hati yang tulus dan bersih sehingga dampak religius ini bisa  menjadi beban bagi setiap pemeluknya  sendiri,

 Al Qur’an tempat kembalinya untuk berkiblat dalam pengkajian seluruh sumber keilmuan yang hakiki dan universal baik dunia maupun akherat dan sangat luas ke universalannya., seperti kajian “dampak” yang penulis sajikan inipun sebagai bagian terkecil dari jabaran dalam Al Qur’an,

Tetapi ada sebagian dari  kesinisan bagi para pemeluk keagamaan ini bukan dikarenakan oleh perintah agamanya tetapi oleh kurangnya keharmonisan yang di sebabkan  oleh pribadinya masing-masing dengan keterbatasan pengetahuan dan wawasan cara mereka menyikapi dan kurangnya study banding dalam semua hal sehingga apa yang dikatakan olehnya menganggap dirinya yang  paling baik, ternyata dengan tidak sadar bahwa pihak lain justru sudah jauh lebih baik,

   Saling memberikan maaf mencerminkan  kesportifan dan jiwa besar bagi setiap pibadi yang beriman dan berakhlak mulia meskipun yang demikian itu telah menimbulkan saling berbantah-bantahan mengaku paling bener sendiri, pada akirnya akan sadar bahwa  secara universal agama ISLAM adalah sebagai penyelamat dan petunjuk dari berbagai kebaikan  dan tempatnya  mengharap ridho ALLAH. SWT

Kurangnya rasa syukur dalam melihat lembaran kehidupan, yang  terjadi adalah rasa kebingungan mau kearah mana tidak ada tujuan yang hakiki yang ada hanyalah pengembaraan hampa, meskipun segala kebutuhan duniawi telah terpenuhi, semua kesuksesan dunia telah tercapai, tetapi perilaku menunjukan kegarangan serba kurang, srakah, tidak peduli, dan  menghalalkan segala cara, akhirnya dampak yang timbul merupakan keresahan dan kebingungan dalam diri dan akan berkembang pada lingkungan  dimana dia berada.



4.      Dampak politik
  Dampak politik  tergantung para elite politik itu sendiri yang bisa membuat warna cara mereka dalam  berpolitik, berpolitik yang baik perlunya memperhatikan semua tindakan  harus mengacu pada kepatutan, etika, kepantasan, kebaikan, kejujuran, kebenaran, semua itu akan memberikan pengaruh yang sehat dan  positive,
kalau menggunakan  mengahalalkan segala cara  dengan tujuan menang kalah adalah sudah tidak layak lagi di era sekarang, hal tersebut tidak lagi bersifat mendidik, justru malah merusak kelompoknya dan akan melebar ke sasaran para simpatisannya,

Bahkan akan mendidik kearah pembodohan dan kemanjaan bagi masyarakat,  memang kenyataanya menganggap masa bodoh siapapun yang terpilih yang penting pada saat ini mendapat uang meskipun kecil jumlahnya, mereka tetap akan  mengambilnya, karena memang butuh saat. Ini,
Hal seperti itu akan mempertahankan  kebodohan yang berkelanjutan, bagi yang memilih maupun yang dipilih.

.Memang.tidak mudah berpolitik yang sehat jika tidak didasari oleh syarat-syarat tersebut, terkadang cara berpolitik hanya selalu ingin balas dendam dan bersaing dengan tidak sehat, cara bepikir hanya menang kalah untuk kelompoknya, padahal tujuan akhir berpolitik ingin berkuasa atau menguasai, artinya mewakili semua yang akan diwakili, kemudian peran sebagai perwakilan apa jadinya kalau syarat-syarat etika dan kemampuan untuk memberikan contoh kongkritnya sebagai calon pemegang kekuasaan atau perwakilan?, namun demikian,  sekarang masyarakat sudah bergeser kearah yang lebih obyektif  dan membangun yang akan memberikan pengaruh atau dampak yang diharapkan yaitu kesejahteraan dan keadilan yang hakiki.

5.      Dampak seni dan budaya
 Dampak seni dan budaya , pada prinsipnya setiap budaya telah mempunyai dasar peradaban   pemikiran ataupun kearifan dan aturan local, dan kebiasaan ini sudah sejak dahulu sudah saling mempengaruhi diantara yang satu dengan yang lain, meskipun banyak ragam dan perbedaan, namun lama-kelamaan bisa terjadi adaptasi keperubahan yang lebih baik melalui berbagai media atau pendekatan agama, dan aturan local itu sendiri.

Semua itu merupakan  kemauan mereka cara menyikapi secara arif dan bijaksana   bahwa  adanya perbedaan tidak perlu di perdebatkan justru untuk membangun kekuatan dari sudut strategi masing-masing yang mengacu pada kepentingan bersama, dan hal itu harus disadari dengan beraneka ragam budaya adalah merupakan kekayaan yang tidak bisa dinilai dengan materi atau uang dengan jangka waktu sesaat,

Akan merupakan suatu keindahan jika mereka mengatakan kami adalah berbeda dari mereka, tetapi kami menyatakan dan mengakui untuk bersatu dan bangga oleh karena perbedaan itu.

Dengan kearifan local masing-masing bisa memahami adanya perbedaan adalah bukan suatu hambatan atau rintangan untuk menyamakan visi dan misi  atau  tujuan bersama., yang demikian itulah menunjukan jiwa besar kearifan lokal dalam rangka bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara.

6.      Dampak hukum
 Hukum sangat penting keberadaannya tetapi sampai sekarang masih banyak hukum dipermainkan hanya sekedar kepentingn uang dan cenderung  kepentingan pribadi atau kelompok yang mampu,

Untuk yang tidak mampu tidak bisa dan tidak berani mempermainkan hukum tersebut,  yang ada hanya menerima akibat atau dampaknya saja.

Kalaupun  terjadi adanya pelanggaran hukum oleh orang yang tidak mampu biasanya bersifat hilaf dan hanya  merupakan   keterpaksaan,

Dan yang ada pelaksanaan penegakan hukum  masih  dalam batasan  slogan belaka terhadap penanganan peristiwa masih cenderung kepada kepentingan pribadi dan keuntungan financial sesaat atau bahkan kelompok elit saja yang bisa menikmati kemenangan hukum

Dan  kenyataannya masih sulit untuk di harapkan dalam mencapai keadilan, yang ada masih tingkat kepentingan meskipun tidak semuanya berbuat seperti itu, tetapi masih banyak yang merasakan ketidak adilan dari berbagai hal.,

Artinya masih banyak sebab dan akibat yang berdampak pada penerima ketidak adilan oleh masyarakat.secara keseluruhan.

7.      Dampak ekonomi
 Dampak Ekonomi merupakan sokoguru  yang menunjang tegaknya kemampuan baik itu pribadi, keluarga, masyarakat, atau Negara, maka pengelolaan dan peredaran dan perputaran  ekonomi  diperlukan  urat nadi yang benar, apabila urat nadi ekonomi tergangu maka peredaran ekonomi juga akan terganggu, kehidupan resah, kemampuan produksi dan daya jual  beli menurun, tujuan terhambat, hasilnya tidak maksimal,

Banyak sekali yang menjadikan rusaknya urat nadi peredaran ekonomi, seperti contoh yang paling mudah dan sederhana  adalah korupsi berjamaah atau sendiri-sendiri, manipulasi, dan banyak lainnya, sendi ekonomi yang rusak oleh karenanya,

Dengan harapan ekonomi yang sehat  akan membawa pengaruh sehatnya seluruh badan perekonomin dalam bentuk apapun..

8.      Dampak tehnologi Informasi
Tehnologi merupakan alat percepatan dan ketepatan dalam bentuk apapun apabila di gunakan dengan tepat, maka  akan menghasilkan sesuatu yang tepat dan cepat, dapat di gambarkan  seperti sebuah pisau yang mempunyai kedua sisi yang sangat tajam dan siap untuk di gunakan.

Pertanyaanya adalah: siapa yang menggunakannya,? dimana akan digunakan? Untuk apa digunakan? Kapan digunakan, berapa lama digunakan?, dan seterusnya, bahwa tehnologi menentukan kepastian azas manfaat.

Tetapi apabila salah cara menggunakan bisa membawa mala petaka yang luar biasa, dalam hal ini telah banyak  yang kita saksikan dari berbagai issu kemajuan tehnologi yang semua tidak  mengarah sesuatu yang menghasilkan  dampak  positip.

Dan bahkan kitapun tidak ketinggalan  telah menggunakan sebagian dari tehnologi itu dengan bentuk apapun, yang perlu disikapi dengan bijak adalah tehnologi informasi dan komunikasi, karena berbagai informasi ini bisa lansung menembus batas yang semestinya belum selayaknya bisa diterima oleh semua umur dan kalangan,
Dan kenyataanya bahwa tehnologi telah melekat sebagai kebutuhan  penting bagi kehidupan manusia

9.      Dampak Ekosistem
 Ekosistem paling kuat dalam sorotan berbagai issu kebutuhan dan kepentingan, maka ekosistem selalu menjadi bahasan baik tingkat regional, nasioanal maupun internasional, bahwa ekosistem  ini perlu dipertahankan, dilestarikan  dan dikembangkan, (Sustaineble)

Ekosistem merupakan keseimbangan didalam semua lini kehidupan , tanpa keseimbangan berarti tidak sempurna,  tidak lestari  keberadaannya,

Ekosistem  bukan hanya berlaku pada lingkungan tanaman dan alam saja tetapi berlaku pada jiwa dan raga manusia ataupun semua yang ada di alam ini memmerlukan  keseimbangan yang benar.


10.  Dampak industri
   Industri ini biasanya perhitungan dampak sangat detail karena merupakan syarat perijinan pendirian, disinilah peran dan fungsi dampak sangat diutamakan, tetapi apakah selamanya tetap bisa terkontrol?

Hal demikian adalah merupakan  sesuatu daya kemampuan menejemen industri itu sendiri yang menentukan tingkat control terhadap dampak  industri  tersebut, karena yang harus dipenuhi semua kegiatan industri memerlukan  menejemen yang mencakup  keseluruhan  baik manusianya, limbahnya, maupun pemakaian sumber bahan baku, semua memerlukan analisa dampak yang detail.

5. Dampak menurut strata status

  1. Dampak terhadap pribadi
  2. Dampak terhadap keluarga
  3. Dampak terhadap lingkungan masyarakat sekitar
  4. Dampak terhadap kelompok
  5. Dampak terhadap wilayah atau daerah
  6. Dampak terhadap bangsa dan Negara

Dampak menurut bentuknya
  1. Dampak yang dapat dilihat  peristiwanya dan bisa dirasakan lansung
Banyak contoh, seperti keributan, mabuk-mabukan, perjudian, narkoba, saling caci, kekerasan, kesombongan, perampokan, intimidasi , keindahan, kepantasan, kesopanan, dan lainnya,
  1. Dampak yang tidak dapat dilihat  peristiwanya tetapi bisa dirasakan baik langsung maupun tidak langsung
Dampak seperti inipun juga banyak sekali peristiwanya, sebagai contoh adalah : Fitnah, korupsi, pencurian, ketidak adilan, ketidak jujuran, kebohongan, penipuan, kedzoliman, kebaikan, pengakuan, penghargaan, dan lainya..

II. TUJUAN KHUSUS

MASALAH DAMPAK BISA DI KOMUNIKASIKAN KEPADA ANAK DIDIK,  LINGKUNGAN KELUARGA, MAUPUN  MASYARAKAT UMUM.

1. Lingkungan Anak Didik

     A.. Meskipun bukan merupakan kuri kulum, tetapi bisa disampaikn dalam bentuk cerita atau    dongeng, terhadap anak didik setingkat Taman Kanak (TK) namun perlu disesuaikan cara dan gaya bahasa yang setara  dengan situasi dan kondisinya.
     B. Untuk setingkat sekolah dasar biasanya sudah bisa menerima istilah peristiwa sebab dan akibat ini, maka bisa di aplikasikan sebagai  tambahan  menu pembelajaran.ataupun sebagai informasi dini tentang terjadinya dampak.
     C.  Untuk setingkat sekolah menengah baik itu SMP, maupun SMA masalah dampak ini sudah merupakan bahan kajian  bahasan dialog atau argumentasi sebagai pengembangan  wawasan.
     D.   Kemudian untuk semua kalangan baik keluarga, masyarakat  umum, maupun  pelajar atau Maha siswa  pada tingkat apapun bahwa dampak sangat perlu menjadi suatu gerakan repleksi dalam semua tindakan setiap kehidupan.

Kalimat dampak ini sepertinya sepele dan memang sering disepelekan tetapi sebenarnya sangat luas dan dalam kandungan makna, untuk dikaji dan direnungi bahkan harus di amalkan, karena dampak  adalah merupakan hubungan   sebab akibat yang siapapun tidak akan bisa  menolaknya apabila telah menjadi peristiwa  pada saat itu terjadi, karena semua peristiwa itu  di awali dari semua sebab atau penyebab dari yang membuatnya..

Coba Sahabatku pasti bisa memberikan argumentasi atau serupa analisa  bahwa apakah benar dari semua sebab atau penyebab itu akan menimbulkan dampak?.
Mari kita sama-sama menganalisis  dan agar bisa memberikan gambaran tentang  dampak .

Sepertinya ini merupakan bacaan ringan,  tetapi  akan bisa mengakibatkan perubahan yang mendasar bahkan perubahan yang sangat penting dalam kehidupan  dengan memperhatikan dan selalu berusaha membiasakan untuk berpikir pentingnya pengaruh dampak.
Karena dampak adalah kesimpulan akhir dari semua perbuatan oleh manusia.



Pengenalan Dampak Pada Setiap Anak Didik .

Maksud dalam pengenalan  disini tidak harus masuk di ruang kelas sekolahan, tetapi yang termasuk kategori  kelompok umur anak sekolah tingkat dasar, untuk menyembadani pemahaman anak-anak dengan cara yang rileks dan mudah di belajarkan tidak terikat ruang dan jarak juga tidak terikat oleh kegiatan formal maupun non formal, semua bisa di terapkan dalam kondisi dan kesempatan yang bebas, tetapi tujuannya adalah bisa mengena sasaran untuk dapat difahami dengan tingkat yang tidak terlalu kaku, sehingga mereka akan sangat berbekas pada penalaran yang alami.

2. Linkungan Keluarga.

 Akan dapat sebagai pengendalian dan pembelajaran terhadap anak-anak didalam keluarga, mereka biasanya senang diajak berdiskusi  dengan cara demokratis dalam memperhatikan dan  memahami tentang dampak ini, dan biarkan mereka sendiri membuat pertanyaan dan kemudian akan memberikan jawabannya sendiri, meskipun perlu kata pembuka dan contoh-contoh yang bisa mereka tangkap oleh nalar dan pikiran setara yang mereka miliki, sehingga pada akhirnya mereka akan memahami kenapa terjadi sebab dan akibat .
Selama pemberian menu tentang pemahaman dampak ini bukan merupaka ancaman dan hukuman.juga bukan pula merupakan ganjaran atau hadiah, mudah-mudahan terhadap anak didik akan bisa pada tahap memilah dan selanjutnya akan bisa  menentukan tahapan memilih.
Contoh sederhana: Memberikan pengertian terhadap anak didik;

”Anak-anak jangan mau diberi sesuatau oleh orang yang kalian tidak kenal, seperti berupa permen atau bungkusan kecil yang merupakan hadiah atau sejenisnya ya!!, sebab pemberian itu bisa merupakan pancingan agar kalian mau memakan pemberian itu , padahal barang yang diberikan itu adalah telah dicampur dengan ramuan narkoba, nanti kalau sudah termakan kalian akan ketagihan dan ketergantungan dari makanan itu, sehingga pikiran kalian menjadi bodoh,”
Yang demikian itu masih banyak contoh-contoh yang bisa dikembangkan untuk mempengaruhi terhadap pembentukan sikap anak-anak, namun hendaknya jangan pula hanya diberikan contoh yang mengarah pencegahan yang negatip saja tetapi juga perlunya contoh yang akan menggugah semangat padanya, contoh olah raga atau kreasi lainnya;

Dengan contoh seperti ini membuat anak akan berpikir bagaimana cara bermain bersama, bagaimana cara mepertahankan keberadaan klubnya, bagaimana cara memperlihatkan kompetisinya di mata lingkungannya atau kompetitornya. Mereka akan terlatih dan terangsang untuk menjadi anak berprestasi yang diakui oleh lingkungannya dan terus dan seterusnya.


Pada akhirnya, peran orang tua akan terbantu oleh kerangka yang sederhana ini bisa mempengaruhi dengan cara dan gaya yang rileks, memperkecil resiko berbantahan, sebab pada umumnya generasi sekarang mulai kritis dan argumentatis antara orang tua dan anak tidak selalu sependapat, oleh karena bahwa anak terkadang dipengaruhi oleh teman sebayanya diluar rumah, atau memang sedang masanya anak-anak masih dalam mencari identitas diri,

Memang hampir semua orang tua menyadari pada masanya anak-anak seusia remaja terkadang ingin mencari identitas dirinya, tetapi terkadang yang didapat sebagai bahan acuan dengan cara yang salah atau memang tidak ada bahan acuan yang memadai untuk di bahas bersama, padahal mereka ada kemauan untuk mengetahui segala hal , tetapi tidak tahu caranya,

mengena sasaran untuk dapat difahami dengan tingkat yang tidak terlalu kaku, sehingga mereka akan sangat berbekas pada penalaran yang alami.

3. Lingkungan Masyarakat Umum

Dibawah ini penulis ambil contoh suatu cuplikan wawancara antara Metro TV dan Walikota Surabaya.

         ILUSTRASI PADA  WAWANCARA ANTARA WALIKOTA  SURABAYA  DAN METRO TV

         Saat wawancara antara Metro TV bersama walikta Surabaya yang disiarkan  pada malam hari rabu tanggal 18 April 2012, yang dapat penulis ambil potongan dalam pembicaraan itu adalah :

         Seorang Ibu sebagai seorang pejabat walikota tidak merasa dirinya didalam tataran jabatan  selalu merupakan Pejabat yang kaku dan tidak selalu  mengikuti aturan protokoler pada setiap gerak kegiatan dinasnya, tetapi Beliau menempatkan dirinya sebagai pelayan publik.
       
         Dia melakukan apa saja yang bisa dilakukan dalam keadaan apapun selama hal itu diperlukan, Beliau tidak gengsi tidak malu dan tidak takut dari berbagai ancaman.
       
         Dia teguh pada pendirian keimanan atau ketauhidan, dia tidak ragu dalam membuat keputusan, tetapi semua keputusanya adalah merupakan kajian yang telah   tertimbang untuk menjangkau lebih jauh kemasa depan bangsa ini.
   
    Cuplikan wawancaranya selanjutnya

Metro TV : Ibu: Sebagai Walikota  Surabaya pada awalnya banyak kontroversi  dengan Elit Politik di jajaran DPRD Surabaya, apakah ibu tidak merasa tersaingi dan  mengalami sandungan atau hambatan  berbagai hal untuk mencari dukungan setiap ada keputusan pemerintah yang perlu disetujuai oleh anggota DPRD atau persetujuan dalam bidang pemerintahan?

Walikota Surabaya ; Saya berasal bukan dari golongan atau partai, maka saya tidak merasa ada persaingan dan disaingi,  saya dipilih oleh rakyat untuk menjalankan amanah ini  sebagai Walikota Surabaya dan saya berasal dari seorang karir dan prestasi, maka saya tidak begitu merasa penting terhadap  saingan atau bersaing yang ada adalah menjalankan amanah, meskipun pada awalnya sering terjadi ancaman keamanan terhadap fisik pribadi bahkan terhadap keluarga dan anak-anak saya, maka hal itu adalah  kami serahkan pada Tuhan YME.karena kami sadar persoalan hidup dan mati bukan persoalan atau urusan kami.

Metro TV : Ibu didalam melakukan tugas-tugas selalu  melaksanakan  yang detail-detail yang bukan porsi sebagai Walikota, tentu selalu ada anggapan bahwa Ibu sok ingin tahu segalanya, dan apakah hal itu bukan merupakan pencitraan saja., apakah betul begitu?

Walikota Surabaya: ya betul saya setiap melakukan sesuatu , karena saya adalah pelayan publik apapun jenjang saya, dan melakukan sesuatu yang bisa  dilakukan bukan mengurangi hak sipemilik porsi pekerjaan itu, saya ingin mengetahui apa yang ada dilapangan dan tidak selalu setiap kunjungan kelapangan dengan cara terikat oleh aturan protokoler, saya suka nyelonong bersama satu orang petugas pendamping  langsung menuju lokasi yang  perlu kami kunjungi.
        
         Orang-orang menganggap sebagai pencitraan setiap apa yang saya lakukan,  anggapan  seperti itu sah-sah saja, tetapi bagi saya tidak ada pengaruh apapun yang membuat saya ragu dan pesimis atau mengendorkan semangat untuk terus melakukan sesuatu yang layak dan yang bisa saya lakukan.
       
         Mengenai status jabatan sebagai walikota saya bisa berperan jika saya  harus menandatangani surat-surat yang menunjukan bahwa saya juga bertanggung jawab atas peran walikota sebagai administratur pemerintahan.

Metro TV bertanya :  Ibu  Sebagai  Walikota Surabaya  akan mendapatkan penghargaan  baik Nasional maupun  Internasional bahkan Ibu termasuk Walikota  terbaik diseluruh dunia, dan  diakui oleh tingkat dunia. Kemudian pertanyaanya, apa perasaan Ibu seandainya penghargaan itu betul terjadi ?

Walikota Surabya : Penghargaan bukan tujuan utama sejak dari awal perjalanan karir saya,  dan saya tidak  pernah berandai-andai setiap melakukan pekerjaan selalu akan mengharapkan sebuah  penghargaan atau sanjungan, tujuan utamanya adalah senang bisa berbuat yang terbaik demi untuk kebaikan  umat bersama khususnya masyarakat surabaya.
       
         Meskipun seandainya akan terjadi pemberian penghargaan hal itu jangan sampai malah menjadikan beban pribadi  saya  sebagai sesuatu kebanggaan, tetapi justru merupakan beban pertanggungjawaban sabagai manusia penyandang amanah yang akan  saya pertanggungjawabkan kepada Tuhan YME


Ilustrasi diatas penulis dengar dan lihat sendiri pada saat terjadinya dialog antara Walikota Surabya dan Metro TV, seandainya terdapat sedikit perbedaan dalam dialek maupun menyusun kata-kata mungkin saja terjadi tetapi isi dan makna yang  penulis ketahui tidak jauh dari maksud isi wawancara tersebut.

       Kemudian    apa   hubungannya  Dampak dengan adanya wawancara tersebut ?

         Tidaklah berlebihan kalau penulis menyampaikan rasa salut dan hormat kepada Ibu Walikota Surabaya itu, dari semua isi wawancara itu dapat kami  rangkum  ada beberapa hal  penting untuk kita renungi bahwa, Mengapa, untuk apa, bagaimana, kapan, dimana, Beliau itu berbuat?.

  1. Sebagai Walikota tidak kaku harus mengikuti aturan protokoler setiap berkunjung ketujuan sasaran wilayah kerjanya.
  2. Beliau melakukan setiap perkerjaan yang bukan porsinya, adalah merupakan control yang efektip dan sebagai ketauladanan.
  3. Beliau tidak ragu setiap melangkah meskipun pada awalnya banyak tantangan dan rintangan bahkan ancaman fisik yang ditujukan kepadanya juga keluarga dan anak-anaknya.
  4. Beliau sangat kuat berpegang teguh pada Keimanan atau Ketauhidan, bahwa semua masalah hidup dan  mati  adalah urusan Tuhan YME
  5. Tentang pengakuan dan penghargaan baik tingkat Nasional maupun tingkat Dunia, Beliau tidak pernah berandai-andai untuk memilikinya seandainya benar hal itu terjadi agar penghargaan tidak akan menjadikan beban  psikologis bagi dirinya. Karena semua penghargaan itu akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan YME.

Dari ringkasan ulasan diatas dapat  penulis ambil kesimpulan bahwa berbuat seperti itu sebagai pejabat  kok bisa hidup sejahtera dan tidak pernah mengeluh tentang berbagai ancaman dan rintangan, mungkin juga   kebutuhan materi maupun kesejahteraan,
Beliau tetap tegar terhadap semua   yang  Beliau hadapi meskipun Beliau itu wanita.

Toh kenyataannya dari semua perencanaan dan tindakan  yang baik, meskipun dalam pelaksanaanya pada awalnya penuh dengan resiko rintangan dan tantangan jika dilakukan secara sungguh tanpa ada titik kepentingan pribadinya, dan di kerjakan dengan konsisten disitu pasti tumbuh pengakuan dan kepercyaan dari berbagai penjuru masyarakat, memang yang demikian itu merupakan petunjuk dari ALLAH SWT  yang patut ditiru oleh para pemimpin diberbagai kalangan dan lapisan masyarakat.


Lantas  apa yang dapat  diambil  yang
berhubungan dengan dampak?

Sebagaimana setiap pekerjaan yang tulus  penuh perhitungan  dan pertimbangan , kemudian dilakukan dengan tidak ada keraguan, tegas, lugas, dan tanggung jawab maka yang akan terjadi adalah dampak positip bagi dirinya sendiri bahkan lebih menguntungkan  dampak  positip bagi orang lain baik tingkat regional, tingkat nasional bahkan tingkat internasional, hal itu merupakan dampak  jangka pendek, jangka menengah, dan  juga  dampak jangka panjang.























DAFTAR  ISI

i     :  Pengantar ............................................... ..   i                                                  
ii    :  Daftar Isi......................................................ii
1    :  Pendahuluan............................................... .1
2    :  Tujuan  Umum........................................... .2